October 01, 2021

"Banyak Mulut, Saya Jambak!" – Buntut Drama Liga Europa, Bek Galatasaray ‘Bully’ Matteo Guendouzi

Bek kiri Galatasaray, Patrick van Aanholt, mengolok-olok Matteo Guendouzi lewat media sosial setelah keduanya terlibat adu argumen di laga Liga Europa melawan Marseille, Jumat (1/10) dini hari WIB.

Van Aanholt sempat dianggap melanggar bintang pinjaman Arsenal itu di dalam kotak penaltinya saat laga berjalan 75 menit, namun wasit membatalkan keputusannya setelah peninjauan ulang dari VAR.

Guendouzi yang lalu memprotes keputusan wasit menjadi bahan ejekan di media sosial mantan bek Crystal Palace itu pasca-pertandingan yang berakhir 0-0 di Stade Velodrome.

Lewat cuitan di Twitter, Van Aanhot mengirimkan pesan mengolok-olok, lengkap dengan gambar bergerak Guendouzi yang tengah dijambak oleh Marouane Fellaini: “Banyak mulut setelah terbukti salah lewat VAR… Rileks, Si Kecil, sebelum saya jambak wig Anda!”

“Kerja bagus buat para singa atas capaian satu poin saat bertandang,” imbuhnya.

Perseteruan antara Van Aanholt dan Guendouzi bukan menjadi satu-satunya drama yang mewarnai laga ini, dengan laga sempat tertunda gara-gara kerusuhan suporter.

Pemain Marseille pinjaman dari Arsenal yang lain, William Saliba, juga terlibat cekcok setelah berebut bola dengan penyerang Galatasaray, Mbaye Diagne.

Laga ini menandai kerusuhan ketiga yang melibatkan klub Ligue 1 itu, dan kerusuhan keempat bagi sepakbola Prancis.

Marseille kontra Nice mesti dihentikan gara-gara tawuran skala cukup besar yang melibatkan pemain dan fans, sebelum kembali, sebelum fans klub pertama bentrok dengan suporter Angers pekan lalu.

Belum lama ini derbi antara Lens dan Lille juga menjadi saksi kerusuhan suporter, hingga laga sempat tak bisa memasuki paruh kedua.